Sorting merupakan proses pengurutan data,
baik dari kecil ke besar (ascending) maupun besar ke kecil (descending). Ada
banyak algoritma proses pengurutan data ini, namun disini saya hanya membahas
proses pengurutan data menggunakan algoritma insertion sort dan selection sort.
a.
Selection Sort
Selection sort dilakukan dengan cara mencari data terkecil kemudian
dikumpulkan pada indeks teratas (pada model ascending) atau mencari data
terbesar kemudian dikumpulkan pada indeks teratas ( pada model descending)
Skema Selection Sort
Data awal
5 8 4 3
o
Fase 1
Temp = 5
Cek 5 kurang dari 8 ? dilewati
Cek 5 kurang dari 4 ? diswap , sehingga temp = 4
Cek 4 kurang dari 3 ? diswap, sehingga temp=3
Mengisi nilai temp ke indeks teratas, sehingga data pada fase 1 menjadi 3
8 5 4
o
Fase 2
Temp = 8
Cek 8 kurang dari 5 ? diswap, sehingga temp=5
Cek 4 kurang dari 5 ? diswap, sehingga temp=4
Mengisi nilai temp ke indeks ke 1 sehingga data pada fase 2 menjadi 3 4 8
5
o
Fase 3
Temp = 8
Cek 8 kurang dari 5 ? diswap, sehingga temp=5
Mengisi
nilai temp ke indeks ke 3 sehingga data menjadi 3 4 8 5
Studi kasus :
Buatlah Program untuk mengurutkan data menggunakan algoritma selection sort!
b.
Insertion Sort
Insertion Sort adalah sebuah metode pengurutan data dengan menempatkan setiap elemen
data pada pososinya dengan cara melakukan perbandingan dengan data – data yang
ada. Insertion sort ini bekerja seperti kita melakukan pengurutan kartu.
Yaitu dengan cara menggeser geser kartu tersebut. Dan menyisipkan kartu dengan
nilai tertentu.
Cara kerja algoritma ini :
Contoh data Awal = 5 2 6 4
Maka :
- Temp=5
- Proses 1 = 2 5 6 4
- Proses 2 = 2 5 6 4
- Proses 3 = 2 4 5 6
- Selesai !
Studi kasus : Buatlah program
pengurutan data insertion sort!
Terimakasih. Sumber : Materi Slide Power Point dan script C++ Dosen Matakuliah Praktikum Struktur Data STMIK STIKOM BALI, Ida Bagus Surya Arnawa

0 komentar:
Posting Komentar
Isi Commentnya donk